Program Keahlian Baru

Lorem ipsum dolor sit amet, consec tetuer adipiscing. Praesent vestibu lum mol. stie. lacuiirhs. Aenean non Vestibulum aliquam pellentesque leo, et convallis lorem aliquet vel. Quisque quis sollicitudin enim, eget adipiscing lectus. Suspendisse euismod mauris ac metus aliquet gravida. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Quisque non eros vitae turpis accumsan euismod ut ac tellus. Sed leo urna, iaculis et pretium et, adipiscing nec purus. Cras imperdiet felis ut neque posuere, quis convallis libero fermentum. Nunc sed odio ultricies urna ultrices tempor. Aliquam ac placerat diam.

Cras ullamcorper lectus nec ligula ornare, at vestibulum odio porttitor. Ut fermentum erat vel pellentesque aliquet. Vivamus aliquam, neque eu volutpat condimentum, mi nibh mattis nisl, eget elementum orci mi ut ligula. Nunc id consectetur tellus. Donec eget gravida dolor. Vivamus laoreet semper pharetra. Nulla luctus faucibus imperdiet. Nam mollis et diam rutrum faucibus. Proin accumsan augue id sagittis mattis. Curabitur lectus quam, cursus in commodo sit amet, tincidunt et magna. Etiam non tincidunt justo. In ut metus scelerisque ipsum scelerisque blandit at id mauris. Vivamus in eros ipsum.

Vestibulum faucibus dui sed tristique faucibus. Pellentesque id dignissim nunc, id blandit nisl. Mauris vulputate purus at blandit pulvinar. Sed ullamcorper mauris sit amet accumsan accumsan. Curabitur in lorem pulvinar odio viverra vulputate vitae ultrices magna. In blandit nunc quis leo malesuada mollis. Vivamus vestibulum, tortor sed bibendum cursus, quam lorem luctus tortor, quis feugiat purus ante eu libero. Nulla id sollicitudin ipsum.

Aenean aliquet suscipit velit, sed gravida sem egestas quis. Praesent semper vitae nisl porta ornare. Nam velit quam, tristique sit amet mi at, iaculis condimentum ligula. Quisque odio elit, egestas et dui a, lacinia vehicula ante. Nam blandit elementum dolor sit amet condimentum. Praesent sodales nunc id hendrerit sollicitudin. Nam nec nibh et est laoreet vestibulum et sed est. Maecenas neque magna, fermentum eu gravida interdum, rutrum aliquet enim. Morbi commodo tellus vel turpis iaculis, non porta magna tempus. Vestibulum eu massa scelerisque augue consequat posuere. Sed tellus mauris, sollicitudin in suscipit ut, tristique eget massa.

Informasi Pendaftaran Siswa Didik Baru

Kuota untuk masing masing program studi :

  1. Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik ( 2 Kelas @ 32 siswa )
  2. Teknik Kendaraan Ringan Otomotif ( 2 kelas @ 32 siswa)
  3. Teknik Alat Berat ( 2 kelas @ 32 siswa))

 

Jadwal Pendaftaran :

Periode 1 : 02 Januari 2019 s/d 30 April 2019

Periode 2 : 01 Mei 2019 s/d 31 Juli 2019

 

Nb : Jika kuota terpenuhi pendaftaran ditutup sebelum periode berakhir

Pertama di Indonesia, Muhammadiyah Bangun Pesantren Sains

Muhammadiyah telah membangun lembaga pendidikan yang fokus dalam mengkaji dan meneliti ayat-ayat semesta yang terkandung di dalam Alquran dan Hadits yakni SMA Trensains Sragen. Trensains adalah kependekan dari Pesantren Sains yang merupakan sintetis dari pesantren dan sekolah umum bidang sains.

Trensains merupakan lembaga pendidikan setingkat SMA yang merupakan proyek baru di Indonesia, bahkan mungkin di dunia Islam.

Dikutip dari laman Muhammadiyah, Minggu (22/1/2017), Trensains tidak menggabungkan materi pesantren dan ilmu umum sebagaimana Pondok Pesantren (Ponpes) modern. Trensains mengambil kekhususan pada pemahaman Alquran, sains kealaman (natural science) dan interaksinya.

Poin terakhir, interaksi antara agama dan sains merupakan materi khas trensains dan tidak ada dalam Ponpes modern.

Kemampuan bahasa Arab dan bahasa Inggris menjadi kemampuan dasar bagi para santri. Selain menjadi alat komunikasi, di Trensains bahasa Arab juga digunakan sebagai alat analisis awal dalam menalar ayat-ayat al-Quran khususnya ayat-ayat kauniyah.

Trensains juga membimbing para santrinya untuk mempunyai kemampuan nalar matematik dan filsafat yang memadai. Konsep dasar limit, diferensial dan integral perlu diperkenalkan sebagai alat analisis dan memahami konsep fisika. Nalar dan spirit filosofis diperlukan untuk berfikir runut, tuntas dan mendasar.

Jika umumnya pesantren mengharapkan alumninya menjadi ulama syariah (hukum Islam), maka proyeksi alumni Trensains adalah lahirnya ulama-ulama yang memiliki spesialisasi di bidang sains kealaman, teknologi, dan dokter yang mempunyai basis Alquran, kedalaman filosofis serta keluhuran akhlak.

Metode pembelajaran yang dirancang ini hanya ada di program ‘Trensains’. Pertama kali dilakukan SMA Pondok Pesantren Darul Ihsan, Sragen yang direalisasikan pada 2013. Kurikulum di sekolah ini adalah kurikulum unifikasi, sehingga memiliki karakter kuat dalam integrasi Islam dan Sains. Tenaga pengajar di sekolah dipilih sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing, termasuk para lulusan luar negeri.

“Trensains yang ada sekarang ini adalah pondok pesantren yang menjelajah dunia sains sebagai perwujudan gerakan tajdid Muhammadiyah pada usianya yang sudah memasuki abad kedua. Sebagai program nasional, Trensains juga hasil kolaborasi bersama Lazismu yang diharapkan menjadi salah satu aktivasi filantropi strategis,” ujar keterangan Muhammadiyah.

Di luar geraknya yang bersifat karikatif, Trensains merupakan gerakan keilmuan dan amal di era baru dalam memandang alam semesta secara pedagogis.

Bendahara Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Marpuji Ali, beberapa waktu yang lalu berkesemapatan mengunjungi SMA Trensains Sragen yang beralamat di Dukuh Dawe, Banaran, Sambongmacan, Sragen, Jawa Tengah.

Ia mengatakan, pendirian SMA Trensais Sragen memiliki satu pemikiran yang sejalan dengan tema Muktamar Muhammadiyahdi Yogyakarta, yakni berkemajuan.

“Tidak hanya saat ini saja, melainkan sejak  kelahiran Muhammadiyah telah ada kesadaran ketertinggalan umat Islam pada bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui SMA Trensains Sragen ini Muhammadiyah menjawab ketertinggalan tersebut,” ujar Marpuji.

Gagasan pendirian SMA Trensains sendiri, lanjut Marpuji sejalan dengan pemikiran KH. Ahmad Dahlan, yaitu bagiamana menjadi santri intelek dan intelek yang santri. Dalam Alquran surat Al-Mujadilah ayat 11 telah disampaikan, bahwa keseimbangan antara ilmu dan iman merupakan khas dari Alquran, dan selama ini  Muhammadiyah  masih berproses sampai ke arah sana, dan tidak hanya berhenti  pada taraf pengetahuan saja.

“Siswa di SMA Trensains digodok untuk memiliki kemampuan agama yang bagus dan illmu pengetahuan basis memadai terutama dalam kajian yang basisnya Pengetahuan Alam,” ungkap Marpuji.

Saat ini sudah masuk tahun ke lima berdirinya SMA Trensains Sragen, lulusan pertama berjumlah 36 orang, dan yang membaggakan meskipun dari skala jumlah lulusan pertama belum begitu banyak, namun sebagian dari lulusan tersebut telah berhasil diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri ternama di Indonesia, seperti UGM, ITS, dan juga UNY.

“Hingga saat ini peminatnya semakin bertambah, dan bahkan dari luar daerah, yaitu Bengkulu. Trensains merupakan tempat penyemaian kader Muhammadiyah di masa yang akan datang,” ungkap Marpuji.

Marpujimengharapkan model semacam Trensains dapat dicontoh oleh berbagai SMA yang lain, sehingga alumni SMA Muhammadiyah terdapat di berbagai tempat dan mewarnai peguruan tinggi ternama di Indonesia maupun luar negeri.

“Model pembelajaran Trensains ini merupakan usaha sunyi dan senyap untuk menjemput masa depan yang baik. PP Muhammadiyah melihat Trensains telah sesuai dengan misi pencerahan berkemajuan yang sesuai dengan visi ilmu pengetahuan dan teknologi,” terang Marpuji.

Marpuji juga berpesan kepada lembaga-lembaga pendidikan Muhammadiyah lainnya untuk meningkatkan mutu pendidikan yang terbaik, dan bisa mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Kunci utama keberhasilan tersebut berada pada guru, dosen, ustadz dan tenaga pengajar Muhammadiyah. Dan mewujudkan pendidikan yang berkualitas,” tutupnya.

sumber: http://www.netralnews.com/news/pendidikan/read/50040/pertama.di.indonesia..muhammadiyah.bangun.pesantren.sains

Gedung Pendidikan Dakwah Muhammadiyah Mulai Dibangun

BANDUNG, (PR).- Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial memberikan tausiah sekaligus meletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Gedung Pendidikan Dakwah Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sukasari, Jalan Sarimanah I, Sarijadi, Kota Bandung, Sabtu 14 Januari 2017. Dalam kesempatan itu juga diadakan gerakan untuk infak pembangunan gedung itu yang ditandai dengan pembunyian angklung oleh Oded bersama Ketua PDM Kota Bandung Rifki Ali Mubarik, Ketua PCM Sukasari Purnomo, dan Camat Sukasari Zamzam Nurzaman. 

Dalam tausiahnya, Oded menyampaikan, selain peresmian, acara ini juga sebagai ajang silaturahmi yang perlu dipertahankan. “Dengan silaturahmi dan kebersamaan pasti pembangunan akan berjalan lancar. Oleh karena itu, sebagai umat Islam kita perlu menjaga silaturahmi antarumat,” katanya.

Oded menambahkan, pembangunan tidak terlepas dari kebersamaan, salah satunya memberikan infak atau sedekah. Di balik gerakan itu, ada pembangunan ekonomi yang luar biasa. “Insya Allah jika ikhlas memberikan sebagian harta kita, mudah-mudahan bisa terganti lebih. Selain materi, dalam pembangunan pun perlu kebersamaan. Hal ini perlu ada, karena kebersamaan akan menghasilkan pembangunan yang luar biasa,” jelasnya.

Selain itu, Oded menyampaikan tugas pokok dan fungsi sebagai pemimpin. Disebutkan dalam Alquran, surat Al Anbiya ayat 73, kepemimpinan dalam Islam jadikan di antara mereka pemimpin yang bertugas yaitu membimbing, mengedukasi, mengarahkan warga yang dipimpinnya kepada urusan perkara yang datang dari Allah. Setelah diputuskan sebagai pemimpin, kata Oded, perlu ada program agar berjalan dengan lancar, dengan visi Bandung Unggul Nyaman dan Sejahtera di dalamnya terdapat pilar inovasi, kolaborasi, dan desentralisasi.

“Allah pun berkata, kami ilhamkan kepada mereka para pemimpin yaitu program kebaikan yang positif. Islam tidak mengenal program jahat, tidak baik, ataupun kotor. ‘Aku ilhamkan kepada mereka gagasan pemikiran yang baik,’ kata Allah,” katanya. Ia berpesan, sebagai umat Islam harus yakin Alquran merupakan tuntunan petunjuk hidup.

sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/2017/01/14/gedung-pendidikan-dakwah-muhammadiyah%C2%A0mulai-dibangun-390620